Gaya Lintang (D)


Kalau dilihat, balok yang terletak diatas 2 (dua) perletakan A dan B, menerima gaya-gaya yang arahnya (tegak lurus) terhadap sumbu balok. Gaya-gaya tersebut adalah RA ; q dan RB  gaya-gaya tersebut yang memberi gaya lintang terhadap balok A-B tersebut.

Definisi : Gaya lintang adalah gaya-gaya tegak lurus yang dengan sumbu batang.

Kalau kita ambil salah satu potongan antara perletakan A-B yaitu c-c, maka coba gaya-gaya apa saja yang arahnya (tegak lurus) terhadap sumbu AB.

  • kalau dilihat dari C ke kiri potongan, maka :


(gaya lintang di c yang dihitung dari kiri potongan)

  • Kalau dihitung dari titik c ke kanan potongan, maka :


(gaya lintang di c yang dihitung dari kanan potongan)

Tanda Gaya Lintang

(Skema gaya lintang dengan tanda positif +)

Untuk membedakan gaya lintang, maka perlu memberi tanda (+) dan (-).
Definisi :
* Gaya lintang diberi tanda positif jika dilihat di kiri potongan titik yang ditinjau, jumlah gaya arahnya ke atas, atau kalau dilihat di kanan potongan, jumlah gaya arahnya ke bawah.


(Skema gaya lintang dengan tanda negatif -)

* Gaya lintang diberi tanda negatif, jika dilihat di kiri titik potongan yang ditinjau arahnya kebawah ( ) dan bila ditinjau di kanan titik potongan yang ditinjau arahnya ke atas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: