Geologi Teknik


Pengertian Ilmu Geologi.

Ilmu geologi, seperti juga ilmu biologi, meteorologi dan astronomi merupakan bagian dari pengetahuan alam yang mempelajari sesuatu tentang benda – benda yang terdapat dalam alam raya. Upaya untuk mengetahui tentang benda – benda ini adalah dengan pertolongan pancaindera kita. Upaya lain tidaklah mungkin, sehingga apa yang kita ketahui tentang sesuatu benda, sebenarnya adalah kesan yang didapat oleh pancaindera kita. Masalah atau pertanyaan apakah sebenarnya benda itu, apakah ia sama dengan apa yang kita lihat, atau apakah ia juga berada di luar pengamatan kita, bukanlah termasuk bagian dari pengetahuan alam, akan tetapi bagian dari ilmu filsafat. Filsafat dan pengetahuan alam mulai berkembang, pada waktu itu manusia pertama – tama mulai merubah pikirannya dari nenek moyangnya yang masih liar. Dengan segera manusia mengetahui bahwa hidupnya di dunia ini sewaktu – waktu diancam oleh bencana alam, seperti gempa bumi, ledakan gunung api, topan dan sebagainya, dan untuk meringankan akibat – akibat dari proses – proses alam ini, ia harus mencoba mengisi kekurangan – kekurangan pengertiannya terhadap alam.

Bencana – bencana itu menimbulkan ketakutan pada manusia dan reaksinya yang pertama – tama ialah memproyeksikan motif – motif serta sifat – sifat manusia itu ke dalam benda – benda tak hidup. Itulah sebabnya mengapa dunia manusia primitif itu penuh dengan mitos setan – setan, jin dan lain makhluk gaib. Misal peristiwa gempa bumi sering dihubungkan dengan kepercayaan dan tahyul yang bukan – bukan. Personifikasi dari gempa bumi terkenal dimana – mana. Bangsa Yunani purba sering menyalahkan Dewa Atlas yang memikul bumi ini di atas bahunya yang menyebabkan sering timbulnya gempa bumi. Kini kita mengetahui bahwa gempa bumi adalah salah satu gejala geologi, yang terjadi karena pelepasan energi yang terkumpul di dalam bumi. Manusia sekarang tidak lagi mencoba menerangkan suatu kejadian dengan pertolongan kepercayaan atau hipotesis yang samar – samar, akan tetapi pengetahuan alam itu mempunyai satu tujuan ialah mencari dalil – dalil serta syarat – syarat yang dapat menerangkan jalannya proses – proses alam. Pengetahuan alam mempunyai mempunyai tugas utama ialah menggambarkan atau melukiskan sesuatu ; pengetahuan itu deskriptif bahkan detirministik, berlainan dengan pengetahuan yang normatif yang membahas dan mempelajari soal – soal etika, moral, sosial dan lain – lain.

Pada umumnya penyelidikan dalam pengetahuan alam berlaku sebagai berikut : Suatu gejala dengan seksama sekali kita ikuti, sambil mengumpulkan ketentuan – ketentuan elementer dari peristiwa – peristiwa ini. Kemudian dengan jalan induksi kita coba menetapkan suatu hubungan fungsional mengenai gejala – gejala yang kita amati tadi. Dengan demikian sampailah kita pada suatu hipotesis. Dengan pertolongan hipotesis ini kita dapat menarik kesimpulan – kesimpulan dan benar tidaknya dapat nanti kita periksa dengan pertolongan percobaan – percobaan serta eksperimen – eksperimen dalam laboratorium. Jika hipotesis ini terbukti dapat menerangkan rentetan dari kejadian tadi, dapat pula menetapkan hubungan yang satu dengan dengan yang lain, maka hipotesis tadi menjadi satu teori. Jalan penyelidikan sebagaimana yang diterangkan di atas memang dengan baik dapat dipergunakan dalam ilmu fisika atau kimia oleh karena kebenaran dalil – dalil yang kita buat, dapat diselidiki dalam laboratorium. Dalam ilmu geologi cara kerja yang demikian tidak selamanya dapat digunakan. Tak semua gejala geologi dapat kita lakukan prosesnya dalam laboratorium. Proses – proses geologi berlaku dalam laboratorium universal, ialah alam sendiri. Misal proses pembentukan minyak bumi. Meskipun proses – proses fisik kimiawi sedikitnya dapat ditiru dalam laboratorium, namun hal ini jauh dari sempurna, oleh karena proses waktu geologi yang telah berjuta tahun berjalan dan memainkan peranan penting dalam pembentukan minyak bumi, faktor yang sangat penting dalam ilmu geologi tidak dapat kita tiru dalam laboratorium. Pengetahuan geologi bukanlah pengetahuan yang semata – mata eksak seperti ilmu fisika dan kimia. Sejarah telah mengajarkan kepada kita bahwa perkembangan suatu bangsa, kemajuan budayanya sebagian besar tergantung dari kekayaan buminya disamping kualitas sumber daya manusia itu sendiri. Lapisan – lapisan batuan yang ada dalam bumi mengandung bahan – bahan yang berguna untuk kehidupan manusia seperti : minyak dan gas bumi, batubara, emas, besi, tembaga dan sebagainya. Batuan itu pun sangat dibutuhkan dalam industri. Dalam lapisan batuan mengalir air tanah bahan yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari – hari. Fungsi lapisan batuan yang tidak kalah pentingnya adalah sebagai pondasi bangunan, jembatan, waduk, jalan dan fasilitas lain yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Pengetahuan yang mempelajari segalanya tentang bumi disebut geologi (ge = bumi dan logos= pengetahuan). Untuk jelasnya Geologi adalah ilmu pengetahuan tentang sejarah bumi dan mahkluk yang pernah hidup, lapisan bumi, zat serta bentuk arsitektur dalam bumi. Geologi sebagai pengetahuan alam mempelajari segala gejala yang terdapat di atas permukaan bumi dan di dalam bumi.

Sumber : http://www.facebook.com/topic.php?uid=359579896537&topic=14001

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: