Operasi Logika


Sebelumnya, untuk operasi logika ini aku dulu pernah dapet pelajarannya di SKM dulu. Waktu itu pelajaran Elektro. Nah, yang aku dapet kok beda ya…selain caranya, simbolnya juga. Entah. Apa karena sekarang aku dijurusan teknik sipil ? aku rasa mungkin. Tapi lo, kalo untuk simbol, perasaan di softwarenya gak berubah. Jadi untuk yang membuka blog ini, khususnya teman-temanku(kalo liat sih), aku kasih tau perbedaannya. Aku gak tahu apa gunanya karena di jurusan teknik sipil. Dan kenapa harus beda? padahal materinya sama.

OK. Langsung saja…

~~~

OPERASI LOGIKA

(saat kuliah)

Sebagian simbol-simbol operasi logika :

 

saat kuliah

saat kuliah

 

 

and or not

and or not

Cara mengerjakannya berdasarkan keterangan diatas.Kalau untuk aku sih, ada cara gampangnya.Misal AND, kan tiap operasi hasil akhirnya beda-beda. Untuk AND, aku anggap aja itu adalah perkalian. Jadi lebih mudah untuk menghapalnya. Untuk bilangan yang di-AND kan dengan 0, maka hasilnya 0. Seperti perkalian kan. Lalu untuk OR, mudah saja. Tiap kali bilangan yang di-OR kan dengan 1, maka hasilnya 1. Dan untuk NOT adalah invers, atau kebalikan. 1 menjadi 0, dan 0 menjadi 1. Lalu jika ada perbedaan digit biner. Missal : 1011 AND  1110101 . maka digit yang lebih sedikit kita tambah 0 diawal sampai jumlah digit sama. Supaya jika biner itu di desimalkan hasilnya sama.

Kita lihat contohnya :

 

and

and

 

Warna font biru menunjukkan bahwa itu adalah digit baru.

Dengan symbol :

 

and

and

Contoh lagi :

 

campur

campur

 

 

 

(saat SMK)

Sebagian simbol operasi logika (analog and logic) à sesuai pada software

 

and or not

and or not

 

 

Disini, jika ada perbedaan digit biner, dilakukan pengulangan angka biner sampai digit menjadi sama dan bias dikerjakan.

Missal : 1101 OR 1110101.

 

or

or

 

Warna font biru menunjukkan bahwa itu adalah pengulangan digit yang sebelumnya.

Dengan simbol :

 

or

or

Contoh lagi :

 

campur

campur

 

Nah, tahu kan dimana letak perbedaannya ? Cara perhitungan dan symbol.

Hm… mungkin saat baca artikel ini, kalian ada yang mikir, “ah, sampai segitunya. Kan gak fungsi buat teknik sipil” atau “ngapain dipermasalahkan. Toh kita ntar kan ngitung pondasi dan desain pake CAD”. Gak tahu ya, buat aku ini kan ilmu. Kalau memang dibutuhkan, kita gak bakal diajari pelajaran ini. Walaupun , okelah, gak maksimal dapatnya. Aku posting ini bukan mau mendebatkan antara apa yang kudapat waktu kuliah dan SMK. Mungkin ini seolah-olah aku masih terikat dengan SMK, atau ‘gaya’ karena aku dapat pelajaran ini lebih dulu. Bukan. Aku hanya sekedar sharing pengalaman. Kok bedaaaaa…. Gitu aja. Pernah aku Tanya ke dosen. Jawabnya ya gitu itu. “wah, ini kita kan di teknik sipil. Kalau pake cara itu lebih sulit. Ngapain kita pelajari. Kita kan bukan teknik informatika”… -_- swt…… hahaha…

One Response

  1. mampir mbak….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: